Teman Saya Ikut Al Qiyadah Al Islamiyah

Lima hari lalu saat silaturahmi ke rumah teman SMA, dua teman saya memberitahukan saya bahwa dia melihat seorang teman lama berinisial AH dalam tayangan berita di televisi mengenai aliran yang telah dinyatakan sesat oleh fatwa MUI yaitu Al Qiyadah Al Islamiyah

Saya yang belum sempat melihat tayangan tersebut mencoba menelusuri lewat liputan6.com dengan kata kunci “Al Qiyadah“. Dari hasil pencarian perhatian saya tertuju pada salah satu berita yang berjudul “Al Qiyadah menggelar pengajian di Hotel“. Dalam tayangan video terlihat sangat jelas teman saya yang dimaksud. Saat kamera bergerak memutar ke kanan ketika pemimpin Al Qiyadah memasuki ruangan, wajah teman saya sangat terlihat jelas. Tak diragukan lagi, dia benar teman lama saya.

Sayang, video dari liputan6.com tidak bisa dishare di blog ini seperti dari YouTube. Mungkin ada yang tau cara sharing video dari liputan6.com?

Saat mencoba mengkonfirmasi ke AH lewat telepon genggam miliknya tak berhasil karena tidak aktif. Saya amat menyayangkan hal ini. Terakhir kali saya bertemu AH kurang lebih satu tahun lalu dimana dia baru saja kembali ke Jakarta setelah menyelesaikan kuliah di Yogyakarta.

Tentang Al Qiyadah Al Islamiyah

Fatwa MUI telah menetapkan bahwa Al Qiyadah Al Islamiyah pimpinan Ahmad Mushaddeq sesat dan memyesatkan. Fatwa tersebut dikeluarkan MUI setelah mempelajari ajaran aliran tersebut yang menyimpang dari ajaran Islam.

Pada malam Kamis kemarin di SCTV ditayangkan acara “Topik Minggu ini” yang membahas “Kontroversi Al Qiyadah”. Hadir sebagai pembicara KH Ma’ruf Amin (Ketua MUI), Mahendradata (Tim Pembela Muslim), Ahmad Suaedy (Director of Wahid Institute), dan Ifdhal Kasim (Ketua Komnas HAM). Acara ini dimoderatori oleh … (lupa namanya)

Dalam acara tersebut Ahmad Suaedy menyalahkan fatwa MUI yang mengakibatkan timbulnya tindakan kekerasan yang dilakukan sejumlah ormas Islam. Seharusnya MUI tidak langsung mempublikasikan fatwa sesat kepada masyarakat yang menyebabkan munculnya tindakan main hakim sendiri. Selain itu, dia juga menyatakan bahwa MUI telah membatasi kebebasan beragama individu.

Heran, MUI itu kan tempat berkumpulnya para ulama yang seharusnya dijadikan panutan, suaranya didengar, fatwanya dihormati. Kok malah “direndahkan”

KH Ma’ruf membantah pernyataan tersebut. Menurutnya setiap fatwa yang dikeluarkan MUI selalu dibarengi dengan imbauan untuk tidak melakukan tindakan anarkis. MUI juga telah melakukan koordinasi dengan MUI di setiap daerah untuk menjaga umatnya agar tidak main hakim sendiri. Menurut beliau juga, masalah ini harus dibedakan antara kebebasan beragama dengan penyimpangan beragama. Islam sangat memberikan kebebasan kepada setiap manusia untuk memilih dan menganut agama apapun tanpa paksaan. Namun, manakala seseorang sudah memilih suatu agama dan melakukan penyimpangan, maka harus diluruskan.

Skenario di Balik Kemunculan Aliran Sesat

Maraknya kemunculan aliran sesat belakangan ini disinyalir ada pihak-pihak tertentu yang mempunyai kepentingan terhadap umat beragama khususnya Islam. Setelah tampil sosok Lia Eden yang mengaku malaikat Jibril, kini Ahmad Mushadeq mengaku sebagai nabi setelah nabi Muhammad. Headline media massa selalu mengangkat isu ini. Banyak kalangan menilai isu ini sengaja dihembuskan untuk maksud tertentu. Seperti pada tulisan ini.

Terlepas dari perdebatan yang tidak penting masalah ini, semoga teman saya (dan para pengikutnya) bisa kembali

¶ Tags: , ,

  1. 23 Responses to “Teman Saya Ikut Al Qiyadah Al Islamiyah”

  2. Nov 5, 2007 4:29 am

    yg sudah jelas sesat, emang harus dihakimi, tapi main hakim sendiri udah jadi budaya Indonesia, ga usah yg kayak ginian, tanya kenapa ??
    Al Qiyadah udah jelas keliatan sesat soale ada pernyataan begini di ajaran dy,
    “penebusan dosa bisa dilakukan dengan membayar sejumlah uang kepada al mushadeq”
    emang Allah bisa dibeli dengan uang ?? Astaghfirullah :)

    Nov 5, 2007 2:42 pm

    Al-Qiyadah Al-Islamiyah itu berbasiskan Injil, jadi mungkin benar bahwa memang ada tujuan pemurtadan. Sayang MUI berlum bisa bekerja efektif karena sibuk ngurus halal dan haram makanan dan sibuk membuat fatwa tanpa pembinaan. NU sibuk ngurus politik dan tahlilan, Muhammadiah sibuk ngurus sekolah, rumah sakit dan politik. Tapi jangan terlalu salahkan para ulama-ulama tersebut. jadi klop dengan ke-runyam-an bangsa Indonesia tercinta ini: 1. bencana alam tak kunjung berhenti, 2. koruptor merajalela, 3. ulama sibuk cari uang, 4. pelajar/mahasiswa hampir putus ilmu karena biaya pendidikan mahal, 5. budaya Indonesia dicuri oleh Malaysia, 6. harga politik sangat mahal, 7. aliran sesat dimana-mana
    Tetapi tenang saja, di Indonesia masih banyak orang soleh, merekalah yang bisa menahan murka Allah SWT

    Salam, saya Isa Cordova (email: isa.cordova@yahoo.co.id, blog: http://isacordova.wordpress.com/)

    adi

    Nov 6, 2007 9:54 am

    Al-Qiyadah emang sesat kok, karna dalm alquran sudah jelas klo nabi terakhir cuma nabi Muhammad knp harus ada nabi lagi ……… tandanya tidak mnegerti tentang Al-Qur’an & islam,,,,,,,,,

    Herannya ada pengikutnya padahal dengan logika aja tidak masuk tuch…….. masa nabi pernah kerja di pns, pelatih bulu tangkis ( struktur organisasi ) dll deh yg dengan akal sehat ga diterima, kasihan orang2 yg masuk / ikut al-qiyadah…….. sungguh bodoh mereka itu bahkan semakin bodoh dari hewan ( maaf ) ……

    Nov 6, 2007 12:15 pm

    Mudah2an mereka yang diberi petunjuk dari Allah dan bisa kembali ke jalan-Nya…Amiiinn

    adiarifin

    Nov 6, 2007 3:44 pm

    mudah2an umat Islam tidak mudah terpancing isu

    Nov 7, 2007 8:53 am

    Mudah2an ada anggota tuh ajaran sesat yang baca ini, mereka hanya mencari kemudahan dan hanya menimbulkan kemduharatan aja…..

    Air Mata Nabi…Diakhir hayatnya pun Rasul masih memikirkan nasib umatnya….wahai Mushadique….bertobatlah….
    —————————————————————–

    Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang Rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang Rasul. Apakah Jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)? Barangsiapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun, dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.”
    [Ali 'Imran , ayat 144 ]

    Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. “Bolehkah saya masuk?” tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, “Maafkanlah, ayahku sedang demam,” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.

    Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, “Siapakah itu wahai anakku?” “Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,” tutur Fatimah lembut.

    Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang. “Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut,” kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya.

    Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. “Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?” Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. “Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu.

    Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu,” kata Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan.

    “Engkau tidak senang mendengar khabar ini?” Tanya Jibril lagi. “Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?” “Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: ‘Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya,” kata Jibril.

    Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. “Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini.”

    Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. “Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?” Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. “Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal,” kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi. “Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku. “Badan Rasulullah mulai ding! in, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi.
    Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera mendekatkan telinganya. “Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku – peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu.” Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. “Ummatii, ummatii, ummatiii?” – “Umatku, umatku, umatku”

    Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya? Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa baarik wa salim ‘alaihi Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.

    NB:

    Kirimkan kepada sahabat-sahabat muslim lainnya agar timbul kesadaran untuk mencintai Allah dan RasulNya, seperti Allah dan Rasulnya mencintai kita.

    Nov 7, 2007 1:41 pm

    yang patut diwaspadai adalah adanya skenario pihak2 tertentu yang ingin memecah belah umat Islam.
    CMIIW

    beasiswa’s last blog post..The Malaysian Commonwealth Scholarship and Fellowship Plan for Postgraduate Studies in Malaysia

    netralisme

    Nov 7, 2007 5:22 pm

    Keyakinan belum tentu membuahkan kebaikan.
    Keyakinan kadang bisa membuahkan FANATISME.
    Jangan terlena oleh KEYAKINAN anda.

    Pacar Kembang

    Nov 8, 2007 4:47 am

    Abdusalam alias Ahmad Moshadeq, Lia Amihudin dll itu sebenarnya hanyalah orang-orang kreatif mencari uang dengan cara memanipulasi iman orang-2 stress, kuper, picik, sok tahu. Dewasa ini banyak orang yang ingin hidup tenang, banyak rejeki, pengampunan dosa, dlsb dengan cara mudah melalui calo-calo tuhan. Mereka ini adalah pasar potensial bagi Moshadeq, Lia dan kemungkinan masih banyak lainnya yang bergerak “di bawah tanah”.

    bagindo

    Nov 8, 2007 9:15 am

    Selalu ada jalan untuk bertobat.
    Mushadeq dan pengikutnya bertaubatlah selama hayat masih di kandung badan…

    CITRA

    Nov 14, 2007 5:31 am

    yang saya herankan, kenapa mushaddeq yakin bahwa yg diterimanya selama bertapa adalah sebuah WAHYU ? dia kan orang intelek, kenapa tidak merasa bahwa itu adalah bisikan syaitan? berarti dia bisa dikatakan buruk dong keimanannya terhadap Islam (Al-Quran dan Hadist)!

    Nov 14, 2007 2:21 pm

    Banyaknya aliran sesat ini sudah diingatkan sejak lama oleh Rasulullah, oleh karena itu Jaga hati, hati-hati dengan hati ;-)

    Buy Cheap Game’s last blog post..Buy Assassin’s Creed Game

    sanada

    Nov 16, 2007 3:58 pm

    Ass…

    yang saya mau sampaikan simple saja karena pengetahuan saya juga sangat minim maka dari itu pengetahuan yang minim itu yang ingin saya sampaikan kepada MUI…

    sebenarnya MUI sendiri berdiri untuk ISLAM atau untuk NKRI..???

    karena dari pengetahuan yang sempit saya ini yang saya tahu ISLAM itu sebuah DIEN (sistem yang bersyariat) bukan DEMOKRASI…

    jadi apa bedanya Al Qiyadah yang katanya sesat dengan mencari nafkah dengan menipu membawa nama ALLAH dan RASULNYA (kalupun benar)…

    dengan MUI yang berlindung dari pemerintahan yang THAGUT ini berTAHUN2…

    sekalian aja anggota MUI juga bertobat sama mushadeq…

    Johan

    Mar 22, 2008 7:03 am

    Kalau anda tidak tahu menahu tentang aktivitas, ilmu, maupun paham yang di ajarkan di al qiyadah, jangan asal kasih komentar dong, fitnah tuh namanya, jadi kalo gak tau apa2 mending gak usah komentar…
    Hari ini, pendapat seseorang kalo banyak yang dukung, semua merasa paling bener…main hakim sendiri, main vonis, tapi di ajak dialog or suruh jelasin alasannya pada gak bisa…
    OMDO!!!!!!!!!!

    Johan

    Mar 22, 2008 7:06 am

    orang yakin akan sesuatu itu hak pribadi orang tersebut, kenapa orang yang menganggap yesus tuhan gak sodara bilang sesat? kenapa orang yang pergi ke klenteng punya banyak dewa gak sodara bilang sesat?…

    Johan

    Mar 22, 2008 7:07 am

    giliran al qiyadah pada rame2 bilang sesat…
    gimana sih…
    ngaku bener tapi pilih-pilih….

    saya

    Apr 18, 2008 5:51 pm

    sudahlah ngapain ribut soal siapa yang sesat, saya, kamu, MUI, NU, Muhammadiyah, FPI dan lain-lain adalah sedang dan akan sesat, jadi marilah kita bertobat…

    adiarifin
    NAJHAN

    Jul 28, 2008 2:53 am

    mohon pelajari lg lewat sejarah yg ditulis olh orang2 independent (yg mengedepankan fakta tanpa embel2 suku budaya / agma) siapa dan apa pekerjaan para nabi ( ibrahim,musa ,isa n muhammad) sblm mnjd Rosul. Janganlah menengar perkataan seseorang dr jubah, pekerjaan, warna kulit, tetapi dengarknlah apa yg dikatakannya. LEBIH BAIK MENDENGARKAN KEBENARAN DR “ANJING KUDISAN” DR PADA PERKATAAN MENYEJUKAN(BOHONG) DR ORANG YG BERJUBAH… maaf sekedar nasehat agar KITA tdk berpikiran picik.

    xx

    Aug 5, 2008 7:25 am

    dah yakin klo MUI benar…yakin klo MUI ga sesat???
    Q cm bsa trtawa krna org2 yang mw dibodohi MUI…secara MUI berbadan hukum dan diakui negara….

    yakin apkh MUI umat yang taat sma Allah??
    Buktinya MUI msh pke hukum lai selaul hkum Allah…
    Klo Allah mengatakan MUI sesat dan dzalim gmn?
    Apa Xan msh mempercayai MUI?????

    sungguh aneh…
    Orang mw beriman tapi tidak mw berkrban…
    Itu yang Xan yakini benar??

    jgn seenaknya sendiri MUI mengecam AlQiyadah sesat…ngaca dong!!!!!MUI jg sesat…

    weeeeekkkkk!!!!!!!!!!!!
    MUI bangga krna diakui…iya kan
    Qiayadah ga diakui ga msalah….

    hnya wktu yang bsa menjwb smw….MUI ga lain jg cm serigala berbuku domba…

    hahahahaha…….

    Dec 17, 2008 5:23 am

    yang penting… segala sesuatunya dalam Islam, itu harus berpedoman pada Al Qur’an dan As Sunnah. Kalo MUI tidak berpedoman pada Al Qur’an dan As Sunnah, MUI sesat. Kalau Al Qiyadah atau kelompok lain yang tidak berpegang pada Al Qur’an dan Sunnah, itu sesat.

    Feb 13, 2009 9:33 pm

    Bismillahirohmannirohim
    Alhamdulillah,segala puji hanya milik Allah yg telah menciptakan manusia & menyempurnakannya dengan mengajarkan IlmuNya agar dengan Ilmu itu manusia menyadari fungsi dirinya sebagai bagian makhluk alam semesta yg haru mengabdikan hidupnya sesuai kehendak Pencipta dirinya.
    Qs.tidaklah aku ciptakan Jin & Manusia melaikan untuk mengabdi padaKu.

    jadi tujuan Allah menciptakan Makhluq Nya hanya dengan tujuan untuk mengabdi pdNya, “Qul inna sholati,wa nusuki, wa ma haya,wa ma mati, lillahi robbil alamin”.

    janganlah kalian semua memperolok olok orang yg mengharapkan kebaikan bagi umat manusia, Beliau hanyalah pembawa risalah dari Allah untuk kita semua,
    firman Allah:Hai orang-orang yg berIman,jadilah kalian semua sebagai penegak-penegak Dien Allah…”
    beliau hanya melaksanakan apa yg di perintahkan Allah.
    firman Allah Qs:42:13 :telah di syariatkan(wajibkan) pd kalian tentang Dien,yaitu apa yg Kami wasiatkan pd Nuh& apa yg Kami wahyukan pdmu,dan apa yg Kami wariskan pd Ibrohim wa Musa wa Isa “An Aqimuddin”(sungguh2 menegakan Dien) ….
    lalu mengapa sikap kita sama persis sperti dengan orang2 sebelum kita yg mengejek-ejek & memperolok-olok seorang Anak manusia yg ingin “An Aqimuddin” ….. ?

    sadarkah kita atau tidak sadarkah kita ….. ?
    silahkan bertanya pada hati kita sendiri.

Post a Comment