<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ADI ARIFIN: Writing Life &#187; arrahmah</title>
	<atom:link href="http://www.adiarifin.web.id/tag/arrahmah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.adiarifin.web.id</link>
	<description>/Sampaikanlah walau satu ayat</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Jan 2012 10:05:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Wartawan Detikcom Keliru dalam Pemberitaan</title>
		<link>http://www.adiarifin.web.id/wartawan-detikcom-keliru-dalam-pemberitaan.htm</link>
		<comments>http://www.adiarifin.web.id/wartawan-detikcom-keliru-dalam-pemberitaan.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Nov 2008 20:52:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adiarifin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fakta dan Opini]]></category>
		<category><![CDATA[arrahmah]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[detik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.adiarifin.web.id/?p=257</guid>
		<description><![CDATA[Wartawan detikcom berinisial AK keliru dalam menyajikan laporan berita tentang situs yang memuat foto jenazah Amrozi, Mukhlas, dan Imam Samudra. Dalam tulisannya yang dimuat di detikportal, AK menyatakan bahwa situs Arrahman menghapus foto ketiga wajah pelaku bom bali I. Berikut ini tulisan yang dimaksud: (URL) Dalam welcome page-nya, situs Arrahman kini menampilkan langit yang dipenuhi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wartawan detikcom berinisial AK keliru dalam menyajikan laporan berita tentang situs yang memuat <a href="http://lawanarus.wordpress.com/2008/11/14/foto-jenazah-amrozi-dan-mukhlas-ali-gufron-tersenyum-seperti-bayi-yang-baru-saja-dimandikan/" target="_blank">foto jenazah</a> <a href="http://www.eramuslim.com/ustadz-menjawab/amrozy-cs-mati-syahid.htm" target="_blank">Amrozi</a>, <a href="http://lawanarus.wordpress.com/2008/11/14/video-3-burung-karomah-saksi-kesahidan-amrozi-ali-ghufron-imam-samudra/" target="_blank">Mukhlas</a>, <a href="http://www.muslimdaily.net/2231/Misteri-Tanda-Syahid-Amrozi-Cs-Terkuak.html" target="_blank">dan</a> <a href="http://lawanarus.wordpress.com/2008/11/11/misteri-angka-911-seputar-bom-bali-i-dan-eksekusi-para-terpidana-mati/" target="_blank">Imam Samudra</a>. Dalam tulisannya yang dimuat di detikportal, AK menyatakan bahwa situs Arrahman menghapus foto ketiga <a href="http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=7832:ramai-ramai-menyambut-eksekusi-&amp;catid=68:opini&amp;Itemid=68" target="_blank">wajah</a> <a href="http://tegakluruskelangit.blogspot.com/2008/11/konspirasi-micro-nuclear.html" target="_blank">pelaku</a> <a href="http://www.mymasjid.net.my/forum/display/373276/teori-disebalik-bom-bali/" target="_blank">bom bali I</a>.</p>
<p>Berikut ini tulisan yang dimaksud: (<a href="http://www.detikportal.com/index.php?fuseaction=detik.read&amp;tahun=2008&amp;bulan=11&amp;tgl=16&amp;time=005404&amp;idnews=1037549&amp;idkanal=10&amp;idpartner=" target="_blank">URL</a>)<span id="more-257"></span></p>
<p style="padding-left: 30px;">Dalam welcome page-nya, situs <span style="color: #ff0000;"><strong>Arrahman</strong></span> kini menampilkan langit yang dipenuhi oleh awan yang berarak. Belasan burung merpati putih tampak terbang ke angkasa,</p>
<p style="padding-left: 30px;">Di langit tersebut, ada tujuh buah pintu berwarna putih yang berjajar. Pintu yang berada di tengah ukurannya paling besar. Mengkin sang pembuat situs melambangkan bahwa pintu-pintu tersebut adalah pintu surga.</p>
<p style="padding-left: 30px;">Jangan harap bisa mengakses situs ini. Karena cuma welcome page yang ditampilkan. Apakah sang pengelola situs dikomplain oleh keluarga Amrozi Cs karena menampilkan foto mereka? Keluarga Amrozi belum ada yang berkomentar soal ini. (AK)</p>
<p><em>Anda harus login untuk melihat isi berita</em>.<br />
Dimana letak kekeliruannya?</p>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 330px"><img title="detikportal" src="http://i411.photobucket.com/albums/pp195/aafyn/detikportal1.jpg" alt="berita ngaco" width="320" height="193" /><p class="wp-caption-text">berita ngaco</p></div>
<p>Perhatikan gambar disamping! Detikportal memuat skrinsut situs <a href="http://arrahmah.com" target="_blank">Arrahmah</a>, namun yang diberitakan oleh AK dalam laporannya adalah situs <a href="http://arrahman.com" target="_blank">Arrahman</a> yang jelas-jelas berbeda dan tidak ada hubungannya. <img src='http://www.adiarifin.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  AK bermaksud melihat kembali foto jenazah Amrozi yang sebelumnya dimuat di situs Arrahma<span style="color: #ff0000;"><strong>h</strong></span>, tetapi AK justru membuka situs Arrahma<span style="color: #ff0000;"><strong>n</strong></span> dan menceritakan bahwa foto Amrozi sudah dihapus, padahal dia salah membuka situs <img src='http://www.adiarifin.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ini jelas suatu kesalahan yang fatal telah menyebarluaskan berita palsu. Karena tidak tersedianya form komentar, maka saya mencoba menghubungi detik melalui link <a href="http://www.detikportal.com/index.php?fuseaction=detik.kontak&amp;id=0" target="_blank">hubungi kami</a>. Semoga kekeliruan ini tidak disengaja dan bermaksud memojokkan pihak tertentu dan detik segera mengkoreksi berita tersebut.</p>
<p>update:<br /> Sampai hari ini, 17 Nov 2008 pkl. 9:30 PM belum dikoreksi <br />
<a href="http://img227.imageshack.us/my.php?image=detikportalkelirusn2.jpg" target="_blank">http://img227.imageshack.us/my.php?image=detikportalkelirusn2.jpg</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.adiarifin.web.id/wartawan-detikcom-keliru-dalam-pemberitaan.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

