<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ADI ARIFIN: Writing Life &#187; Al Qiyadah</title>
	<atom:link href="http://www.adiarifin.web.id/tag/al-qiyadah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.adiarifin.web.id</link>
	<description>/Sampaikanlah walau satu ayat</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Jan 2012 10:05:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Teman Saya Ikut Al Qiyadah Al Islamiyah</title>
		<link>http://www.adiarifin.web.id/teman-saya-ikut-al-qiyadah-al-islamiyah.htm</link>
		<comments>http://www.adiarifin.web.id/teman-saya-ikut-al-qiyadah-al-islamiyah.htm#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Nov 2007 17:56:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adiarifin</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[Al Qiyadah]]></category>
		<category><![CDATA[aliran sesat]]></category>
		<category><![CDATA[fatwa MUI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.adiarifin.web.id/teman-saya-ikut-al-qiyadah-al-islamiyah.htm</guid>
		<description><![CDATA[Lima hari lalu saat silaturahmi ke rumah teman SMA, dua teman saya memberitahukan saya bahwa dia melihat seorang teman lama berinisial AH dalam tayangan berita di televisi mengenai aliran yang telah dinyatakan sesat oleh fatwa MUI yaitu Al Qiyadah Al Islamiyah Saya yang belum sempat melihat tayangan tersebut mencoba menelusuri lewat liputan6.com dengan kata kunci [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lima hari lalu saat silaturahmi ke rumah teman SMA, dua teman saya memberitahukan saya bahwa dia melihat seorang teman lama berinisial AH dalam tayangan berita di televisi mengenai aliran yang telah dinyatakan <u>sesat</u> oleh <strong>fatwa <abbr title="Majelis Ulama Indonesia">MUI</abbr></strong> yaitu <strong>Al Qiyadah Al Islamiyah</strong><span id="more-48"></span></p>
<p>Saya yang belum sempat melihat tayangan tersebut mencoba menelusuri lewat <a href="http://liputan6.com" target="_blank">liputan6.com</a> dengan kata kunci &#8220;<em>Al Qiyadah</em>&#8220;. Dari hasil pencarian perhatian saya tertuju pada salah satu berita yang berjudul &#8220;<a href="http://liputan6.com/sosbud/?id=149621" title="Video Al Qiyadah" target="_blank">Al Qiyadah menggelar pengajian di Hotel</a>&#8220;. Dalam tayangan video terlihat sangat jelas teman saya yang dimaksud. Saat kamera bergerak memutar ke kanan ketika pemimpin Al Qiyadah memasuki ruangan, wajah teman saya sangat terlihat jelas. Tak diragukan lagi, dia benar teman lama saya.</p>
<blockquote><p>Sayang, video dari liputan6.com tidak bisa dishare di blog ini seperti dari YouTube. Mungkin ada yang tau cara sharing video dari liputan6.com?</p></blockquote>
<p>Saat mencoba mengkonfirmasi ke AH lewat telepon genggam miliknya tak berhasil karena tidak aktif. Saya amat menyayangkan hal ini. Terakhir kali saya bertemu AH kurang lebih satu tahun lalu dimana dia baru saja kembali ke Jakarta setelah menyelesaikan kuliah di Yogyakarta.</p>
<p><strong>Tentang Al Qiyadah Al Islamiyah</strong></p>
<p><strong>Fatwa <abbr title="Majelis Ulama Indonesia">MUI</abbr></strong> telah menetapkan bahwa Al Qiyadah Al Islamiyah pimpinan Ahmad Mushaddeq sesat dan memyesatkan. Fatwa tersebut dikeluarkan MUI setelah mempelajari ajaran aliran tersebut yang menyimpang dari ajaran Islam.</p>
<p>Pada malam Kamis kemarin di <abbr title="Surya Citra Televisi">SCTV</abbr> ditayangkan acara &#8220;Topik Minggu ini&#8221; yang membahas &#8220;Kontroversi Al Qiyadah&#8221;. Hadir sebagai pembicara KH Ma&#8217;ruf Amin (Ketua MUI), Mahendradata (Tim Pembela Muslim), Ahmad Suaedy (Director of Wahid Institute), dan Ifdhal Kasim (Ketua Komnas HAM). Acara ini dimoderatori oleh &#8230; (<em>lupa namanya</em>)</p>
<p>Dalam acara tersebut Ahmad Suaedy menyalahkan fatwa MUI yang mengakibatkan timbulnya tindakan kekerasan yang dilakukan sejumlah ormas Islam. Seharusnya MUI tidak langsung mempublikasikan fatwa sesat kepada masyarakat yang menyebabkan munculnya tindakan main hakim sendiri. Selain itu, dia juga menyatakan bahwa MUI telah membatasi kebebasan beragama individu.</p>
<blockquote><p>Heran, MUI itu kan tempat berkumpulnya para ulama yang seharusnya dijadikan panutan, suaranya didengar, fatwanya dihormati. Kok malah &#8220;direndahkan&#8221;</p></blockquote>
<p>KH Ma&#8217;ruf  membantah pernyataan tersebut. Menurutnya setiap fatwa yang dikeluarkan MUI selalu dibarengi dengan imbauan untuk tidak melakukan tindakan anarkis. MUI juga telah melakukan koordinasi dengan MUI di setiap daerah untuk menjaga umatnya agar tidak main hakim sendiri. Menurut beliau juga, masalah ini harus dibedakan antara kebebasan beragama dengan penyimpangan beragama. Islam sangat memberikan kebebasan kepada setiap manusia untuk memilih dan menganut agama apapun tanpa paksaan. Namun, manakala seseorang sudah memilih suatu agama dan melakukan penyimpangan, maka harus diluruskan.</p>
<p><strong>Skenario di Balik Kemunculan Aliran Sesat</strong></p>
<p>Maraknya kemunculan aliran sesat belakangan ini disinyalir ada pihak-pihak tertentu yang mempunyai kepentingan terhadap umat beragama khususnya Islam. Setelah tampil sosok Lia Eden yang mengaku malaikat Jibril, kini Ahmad Mushadeq mengaku sebagai nabi setelah nabi Muhammad. Headline media massa selalu mengangkat isu ini. Banyak kalangan menilai isu ini sengaja dihembuskan untuk maksud tertentu. Seperti pada tulisan <a href="http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=4560&amp;post=7" target="_blank">ini</a>.</p>
<p>Terlepas dari perdebatan <strike>yang tidak penting</strike> masalah ini, semoga teman saya (dan para pengikutnya) bisa <em>kembali</em>&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.adiarifin.web.id/teman-saya-ikut-al-qiyadah-al-islamiyah.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

