<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Kasus Selingkuh VS Kasus Poligami</title>
	<atom:link href="http://www.adiarifin.web.id/kasus-selingkuh-vs-kasus-poligami.htm/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.adiarifin.web.id/kasus-selingkuh-vs-kasus-poligami.htm</link>
	<description>/Sampaikanlah walau satu ayat</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Feb 2012 14:07:35 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: etikush</title>
		<link>http://www.adiarifin.web.id/kasus-selingkuh-vs-kasus-poligami.htm/comment-page-1#comment-147846</link>
		<dc:creator>etikush</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 May 2010 02:04:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.adiarifin.web.id/archives/2006/12/09/kasus-selingkuh-vs-kasus-poligami/#comment-147846</guid>
		<description>http://etikush.blogspot.com/2009/03/aq-ingindipoligami.html

&lt;em&gt;etikush&#039;s last blog post..&lt;/em&gt;&lt;a href=&#039;http://feedproxy.google.com/~r/BurnThisRSS2/~3/rNKq3BY7g0w/enabling-social-sharing-with-feedflare.html&#039; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Enabling social sharing with FeedFlare&lt;/a&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://etikush.blogspot.com/2009/03/aq-ingindipoligami.html" rel="nofollow">http://etikush.blogspot.com/2009/03/aq-ingindipoligami.html</a></p>
<p><em>etikush&#8217;s last blog post..</em><a href='http://feedproxy.google.com/~r/BurnThisRSS2/~3/rNKq3BY7g0w/enabling-social-sharing-with-feedflare.html' rel="nofollow">Enabling social sharing with FeedFlare</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: diva</title>
		<link>http://www.adiarifin.web.id/kasus-selingkuh-vs-kasus-poligami.htm/comment-page-1#comment-36938</link>
		<dc:creator>diva</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 May 2008 12:15:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.adiarifin.web.id/archives/2006/12/09/kasus-selingkuh-vs-kasus-poligami/#comment-36938</guid>
		<description>ass.
saya ingin gabung dengan teman-teman yang ngebahas soal poligami, dan saya ingin tanya langsung pada anda mas adi bagaimana pendapat mas adi pribadi mengenai hal ini.... pertanyaan selanjutnya yang agak pribadi&quot; mas dah nikah belum&quot;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ass.<br />
saya ingin gabung dengan teman-teman yang ngebahas soal poligami, dan saya ingin tanya langsung pada anda mas adi bagaimana pendapat mas adi pribadi mengenai hal ini&#8230;. pertanyaan selanjutnya yang agak pribadi&#8221; mas dah nikah belum&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bayoe</title>
		<link>http://www.adiarifin.web.id/kasus-selingkuh-vs-kasus-poligami.htm/comment-page-1#comment-31007</link>
		<dc:creator>bayoe</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Feb 2008 13:42:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.adiarifin.web.id/archives/2006/12/09/kasus-selingkuh-vs-kasus-poligami/#comment-31007</guid>
		<description>selingkuh itu indah.............</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>selingkuh itu indah&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kang_wirit</title>
		<link>http://www.adiarifin.web.id/kasus-selingkuh-vs-kasus-poligami.htm/comment-page-1#comment-18944</link>
		<dc:creator>kang_wirit</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Aug 2007 19:39:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.adiarifin.web.id/archives/2006/12/09/kasus-selingkuh-vs-kasus-poligami/#comment-18944</guid>
		<description>segala sesuatu pasti ada pro dan ada kontra. wajar wajar saja asal bisa saling menghargai antara yg pro dan yang kontra. bagi saya sendiri, kawin adalah hukum alam. di mana manusia maupun makhluk lain memang hukum alamnya adalah ketertarikan antar lawan jenis. manusiawi jika pria bisa punya beberapa wanita.

Tuhan melalui agama tentunya sudah memaklumkan makhluk ciptaanNya yang namanya PRIA, makanya agama dalam hal ini adalah mengatur dan bukan merekomendasikan. Tidak ada satupun agama yang merekomendasikan agar pria melakukan poligami!. Yang benar adalah Tuhan membuatkan rambu melalui agama, mengatur agar manusia tidak keblangsak.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>segala sesuatu pasti ada pro dan ada kontra. wajar wajar saja asal bisa saling menghargai antara yg pro dan yang kontra. bagi saya sendiri, kawin adalah hukum alam. di mana manusia maupun makhluk lain memang hukum alamnya adalah ketertarikan antar lawan jenis. manusiawi jika pria bisa punya beberapa wanita.</p>
<p>Tuhan melalui agama tentunya sudah memaklumkan makhluk ciptaanNya yang namanya PRIA, makanya agama dalam hal ini adalah mengatur dan bukan merekomendasikan. Tidak ada satupun agama yang merekomendasikan agar pria melakukan poligami!. Yang benar adalah Tuhan membuatkan rambu melalui agama, mengatur agar manusia tidak keblangsak.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ãodo</title>
		<link>http://www.adiarifin.web.id/kasus-selingkuh-vs-kasus-poligami.htm/comment-page-1#comment-12750</link>
		<dc:creator>Ãodo</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Jun 2007 14:04:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.adiarifin.web.id/archives/2006/12/09/kasus-selingkuh-vs-kasus-poligami/#comment-12750</guid>
		<description>AND 1 MORE SEMUA YG DUKUNG POLYGAMI PADA NAFSU DOANK &amp; GK PUAS SAMA ISTRI SENDIRI</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>AND 1 MORE SEMUA YG DUKUNG POLYGAMI PADA NAFSU DOANK &amp; GK PUAS SAMA ISTRI SENDIRI</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ãodo</title>
		<link>http://www.adiarifin.web.id/kasus-selingkuh-vs-kasus-poligami.htm/comment-page-1#comment-12749</link>
		<dc:creator>Ãodo</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Jun 2007 14:02:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.adiarifin.web.id/archives/2006/12/09/kasus-selingkuh-vs-kasus-poligami/#comment-12749</guid>
		<description>I&#039;M NOT ISLAM , SAYA SANGAT TIDAK SETUJU DENGAN POLYGAMI.
ITU AA GYM KEDOK DOANK AGAMA</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>I&#8217;M NOT ISLAM , SAYA SANGAT TIDAK SETUJU DENGAN POLYGAMI.<br />
ITU AA GYM KEDOK DOANK AGAMA</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: arif</title>
		<link>http://www.adiarifin.web.id/kasus-selingkuh-vs-kasus-poligami.htm/comment-page-1#comment-8368</link>
		<dc:creator>arif</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Mar 2007 07:57:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.adiarifin.web.id/archives/2006/12/09/kasus-selingkuh-vs-kasus-poligami/#comment-8368</guid>
		<description>sepanjang poligami itu bertujuan karna Allah dan sudah ada komunikasi ataupun pertimbangan secara matang serta menyadari jalan yang diberikan Allah adalah jalan yang terbaik insyaallah akan memberi hikmah yang sangat besar.Dan satu hal bukan didasari nafsu kebanyakan mereka yang berpoligami hanya mengandalkan nafsu syahwatnya tanpa didasari ilmu dan hati yang sabar,tulus ikhlas karna Allah.Hidup hanyalah poses yang harus dilewati dgn niat karna Allah segala perilaku menurut suunah Rosulillah SAW.sepanjang itu perintah Allah kerjakanlah semaksimal mungkin tapi jika itu larangan Allah tinggalkan karna yang halal bisa jadi haram tapi yang haram tetep haram dan tidak akan pernah menjadi halal sampai kapanpun dimata Allah. Jadi saya dukung poligami sebatas niat karna Allah dan tidak mendzalimi siapapun..!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sepanjang poligami itu bertujuan karna Allah dan sudah ada komunikasi ataupun pertimbangan secara matang serta menyadari jalan yang diberikan Allah adalah jalan yang terbaik insyaallah akan memberi hikmah yang sangat besar.Dan satu hal bukan didasari nafsu kebanyakan mereka yang berpoligami hanya mengandalkan nafsu syahwatnya tanpa didasari ilmu dan hati yang sabar,tulus ikhlas karna Allah.Hidup hanyalah poses yang harus dilewati dgn niat karna Allah segala perilaku menurut suunah Rosulillah SAW.sepanjang itu perintah Allah kerjakanlah semaksimal mungkin tapi jika itu larangan Allah tinggalkan karna yang halal bisa jadi haram tapi yang haram tetep haram dan tidak akan pernah menjadi halal sampai kapanpun dimata Allah. Jadi saya dukung poligami sebatas niat karna Allah dan tidak mendzalimi siapapun..!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: M Shodiq Mustika</title>
		<link>http://www.adiarifin.web.id/kasus-selingkuh-vs-kasus-poligami.htm/comment-page-1#comment-5512</link>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jan 2007 13:11:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.adiarifin.web.id/archives/2006/12/09/kasus-selingkuh-vs-kasus-poligami/#comment-5512</guid>
		<description>Sudah ada banyak sekali forum yang menyediakan kesempatan bagi kita untuk membuka mulut dan saling memperdebatkan isi kepala. Namun, majelis yang mendorong kita untuk saling membuka telinga dan memaklumi isi hati masih teramat jarang.

Kalau kita mau membuka telinga dan mendengar isi hati orang lain, postingan yang berikut ini layak kita baca:
http://muhshodiq.wordpress.com/2007/01/14/suara-hati-perempuan-indonesia-menanggapi-poligaminya-aa-gym/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah ada banyak sekali forum yang menyediakan kesempatan bagi kita untuk membuka mulut dan saling memperdebatkan isi kepala. Namun, majelis yang mendorong kita untuk saling membuka telinga dan memaklumi isi hati masih teramat jarang.</p>
<p>Kalau kita mau membuka telinga dan mendengar isi hati orang lain, postingan yang berikut ini layak kita baca:<br />
<a href="http://muhshodiq.wordpress.com/2007/01/14/suara-hati-perempuan-indonesia-menanggapi-poligaminya-aa-gym/" rel="nofollow">http://muhshodiq.wordpress.com/2007/01/14/suara-hati-perempuan-indonesia-menanggapi-poligaminya-aa-gym/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ferdy</title>
		<link>http://www.adiarifin.web.id/kasus-selingkuh-vs-kasus-poligami.htm/comment-page-1#comment-5269</link>
		<dc:creator>ferdy</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jan 2007 14:43:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.adiarifin.web.id/archives/2006/12/09/kasus-selingkuh-vs-kasus-poligami/#comment-5269</guid>
		<description>Hukum poligami itu seharusnya diterima oleh setiap muslim tanpa ada keluhan disana-sini,karena memang seharusnya seperti itu, hukum poligami itu datangnya dari Alloh,dan hukum tersebut tidak berhak ditentang oleh seluruh umat muslim,dan memang tidak perlu ada pertentangan oleh setiap muslim, dan sekali lagi Islam itu  seharusnya hanya satu tidak perlu ada aliran Islam yang lain, entah mengapa banyak sekali aliran-aliran dalam Islam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hukum poligami itu seharusnya diterima oleh setiap muslim tanpa ada keluhan disana-sini,karena memang seharusnya seperti itu, hukum poligami itu datangnya dari Alloh,dan hukum tersebut tidak berhak ditentang oleh seluruh umat muslim,dan memang tidak perlu ada pertentangan oleh setiap muslim, dan sekali lagi Islam itu  seharusnya hanya satu tidak perlu ada aliran Islam yang lain, entah mengapa banyak sekali aliran-aliran dalam Islam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dimas</title>
		<link>http://www.adiarifin.web.id/kasus-selingkuh-vs-kasus-poligami.htm/comment-page-1#comment-4578</link>
		<dc:creator>dimas</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Dec 2006 02:52:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.adiarifin.web.id/archives/2006/12/09/kasus-selingkuh-vs-kasus-poligami/#comment-4578</guid>
		<description>masalah poligami emang ruwet bagi yang kontra, namun bila dilihat dari sisi yang pro, mungkin ada kebaikan di balik semua itu, who knows? lebih baik kita menjaga orang-orang yang kita sayangi tetap pada komitmennya masing-masing..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>masalah poligami emang ruwet bagi yang kontra, namun bila dilihat dari sisi yang pro, mungkin ada kebaikan di balik semua itu, who knows? lebih baik kita menjaga orang-orang yang kita sayangi tetap pada komitmennya masing-masing..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

