Jalur Busway Juga Untuk Motor
Bagi pengendara sepeda motor yang biasa melintasi ruas jalan Daan Mogot mungkin sudah biasa mengendarai motor memasuki jalur busway terutama dari Cengkareng sampai Indosiar. Saya pun mau ga mau, ikut masuk jalur busway juga. Jika ada pengendara di depan saya yang masuk duluan, maka saya akan mengikutinya. Tapi kalo nggak ada orang yang masuk duluan, padahal kondisi jalan sedang macet, ditambah lagi keadaan ama (tidak ada polisi) maka saya berinisiatif masuk duluan ke jalur busway, pasti akan ada yang mengikuti jejak saya di belakang.
Sebenarnya salah memang jika saya sebagai pengendara sepeda motor mengambil jalan yang khusus untuk bus Transjakarta. Jadi ingat pelajaran Pendidikan Moral Pancasila dulu bahwa kita harus mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi. Bus Transjakarta merupakan bagian dari kepentingan umum, sedangkan pengendara sepeda motor adalah atas kepentingan perorangan. Bener ga ya?
Busway yang biasa dilalui pengendara sepeda motor yaitu Cengkareng-Pesing-Grogol dan di depan Mal Taman Anggrek. Jalur ini termasuk jalur koridor III (Kalideres-Harmoni). Pada jalur busway koridor I tidak ada kendaraan lain selain bus Transjakarta yang bisa dan ‘berani’ masuk, selain karena memang sudah agak lancar, jalur koridor III terletak di jalur cepat sehingga tidak ada motor yang masuk jalur tersebut.
- September 12th
- No Comments





